Peluang Menjadi Pemasok Kentang Ke Indofood

Posted on April 13, 2007. Filed under: Uncategorized |

Menanam Modal Besar,
Memanen Laba Besar

Peluang menjadi pemasok kentang ke Indofood
Marga Raharja

posted by kontan on 04/12/07

JAKARTA. Harga kentang di wilayah Jawa Barat tengah jatuh. Harga sekilo kentang di tingkat petani hanya Rp 1.800-Rp 2.000. Sebelumnya, harga kentang bisa lebih dari Rp 3.000 per kg. Saat harga tengah terjengkang, para petani memiliki dua pilihan. Mereka bisa membuat bibit saja hingga harga kembali normal atau mengikuti program raksasa produsen makanan Indofood, yang masih berburu pasokan.

Nana Sumarno, petani kentang di Pangalengan, Jawa Barat, Selasa (11/4), menuturkan bahwa harga kentang di kalangan petani sedang jatuh. Untuk kentang besar-besar, tengkulak berani membeli dengan harga tertinggi, Rp 2.000. Tapi, kalau kentangnya kurus-kurus, bakal ditawar Rp 1.800 per kg. Harga ini berlaku untuk kentang jenis granula yang banyak ditanam di daerah tersebut.

Nana sendiri tidak terlalu menderita dengan penurunan harga. Pasalnya, ia juga jualan bibit kentang yang harganya tidak ikut jatuh. “Kebutuhan bibit kentang di Jawa Barat sangat besar,” kata Nana. Harga bibit kentang yang benar-benar bagus bisa sampai Rp 9.000 per kg.

Memang, tak semua panen bisa dipergunakan untuk bibit. Tapi, keuntungan sudah cukup lumayan apabila dari panen sebanyak 25 ton, ada 15 ton yang bisa dijadikan bibit. “Ya, bisa mencapai 100%,” kata Nana. Apabila sisa panen 10 ton terjual dengan harga pasar, petani tak perlu gigit jari.

Hanya, kalau dihitung benar-benar, persentase keuntungan tersebut lebih rendah. soalnya, untuk menjadikan bibit yang siap jual, perlu waktu tiga hingga empat bulan untuk memprosesnya. Itulah alasan mengapa Nana tidak menjadikan semua hasil panennya sebagai bibit.

Jika tak ingin merugi di saat harga rendah, petani kentang punya pilihan lain, yaitu ikut program penanaman kentang yang diselenggarakan PT Indofood. Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku untuk potato chip alias keripik kentang, Indofood mengorganisir petani-petani yang berminat. Permintaan Indofood sendiri selalu naik dari tahun ke tahun.

Kebutuhan kentang naik tiap tahun

Suranto, Wakil Manajer Agro Indofood yang membawahi sekitar 1.600 hektare lahan kentang di Cikajang, menuturkan tahun ini ia harus mampu mendapatkan pasokan dari petani kentang sebanyak 1.600 ton-1,700 ton per bulan. Dengan kata lain, sepanjang tahun 2007 ini Suranto harus mampu membeli kentang 20.400 ton hingga 24.000 ton. Untuk tahun 2008, Suranto sudah menghitung ancar-ancar kenaikan pembelian kentangnya berkisar 18%-20%.

Menurut Suranto, proyeksi pembelian kentang tahun depan sudah harus tuntas sekarang. Pasalnya, bibit kentang yang akan ditanam tahun depan sudah harus mulai disiapkan saat ini. Itulah sebabnya Suranto -yang sangat dikenal di sentra penghasil kentang Cikajang- tengah sibuk mengumpulkan petani kentang akhir April ini. Suranto perlu mengetahui berapa luas lahan yang akan ditanami kentang varietas atlantik yang menjadi bahan baku untuk potato chip Indofood.

Keuntungan petani mengikuti program ini adalah mendapatkan harga yang pasti. Indofood akan membayar kentang milik petani dengan harga kontrak yang ditetapkan di depan. Jadi, di saat harga jatuh seperti sekarang pun, petani kentang akan bisa menjual kentang dengan harga yang sudah mereka sepakati sebelumnya. Dengan harga kontrak, petani juga tak perlu takut diombang-ambing harga. Menurut Nana Sumarno, harga kontrak ke kelompok petani sekitar Rp 3.800 per kg. Namun, petani mendapatkan harga bersih sekitar Rp 3.500 per kg.

Dengan perhitungan kasar, satu hektare lahan menghasilkan 25 ton kentang. Bila 80% hasil panen bisa memenuhi standar yang diterapkan oleh Indofood, sementara total biaya produksi sekitar Rp 40 juta per hektare termasuk sewa lahan, maka petani sudah bisa menikmati keuntungan bersih sekitar Rp 30 juta.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: