Investasi Di Indonesia Paling Beresiko

Posted on April 11, 2007. Filed under: Uncategorized |

HONGKONG – Sebuah hasil survei yang dikeluarkan oleh Survei lembaga konsultan dan riset, The Political and Economic Risk Consultancy (PERC) menunjukkan, Indonesia merupakan negara yang paling beresiko untuk bisnis. Secara umum, resiko bisnis di kawasan Asia Pasifik meningkat karena Thailand terlibat masalah politik dan sosial yang berkepanjangan. Survei PERC itu dilakukan terhadap sejumlah eksekutif dan pengusaha asing di Asia. Mereka diminta untuk memberikan penilaian terhadap negara- negara yang beresiko dalam bidang bisnis. Angka yang biberikan terhadap negara-negara itu antara 0-10, dimana angka 0 berarti negara itu paling tidak beresiko. Sebaliknya angka 10 menunjukkan kalau negara memiliki resiko paling besar. Angka paling tinggi (paling beresiko) diberikan kepada Indonesia, yaitu 6,79. Negara yang dianggap paling baik untuk bisnis adalah Australia dengan angka 2,69. Singapura berada diurutan kedua terbaik dengan angka 2,74..
Berikutnya Jepang dengan angka 3,13, Amerika Serikat (3,15), Hong Kong (3,33), Malaysia (4,66), Taiwan (4,76), Korea Selatan (4,78), Vietnam (5,36), China (5,44), Thailand (5,49), Filipina (5,74), India (6, 24), dan Indonesia (6,79). Austaralia dan AS dimasukkan dalam survei itu sebagai negara pembanding.
Menurut PERC, meski berada pada posisi paling beresiko, persepsi positif terhadap Indonesia terus meningkat. Disebutkan, dalam lima tahun terakhir, resiko sosial dan politik di Indonesia mulai membaik. Pemberian angka bagi negara-negara itu dilakukan PERC dengan melihat resiko bisnis yang dikaitkan dengan sejumlah masalah. Problem utama yang dinilai PERC masih membuat Indonesia belum beranjak dari posisi negara paling beresiko untuk investasi adalah lemahnya institusi pemerintah. “Selain itu Indonesia belum bisa melakukan perbaikan dalam bidang infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang masih rendah.
Berbagai persoalan yang dijadikan bahan penelitian adalah politik, ketidakstabilan sosial, lembaga-lembaga negara, sumber daya manusia, faktor fisik, dan faktor yang berpengaruh terhadap negara itu. (Suara Pembaruan, Indopos, 15/2/07)

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: